• JL.TANJUNG PINANG -TANJUNG UBAN KM.83
  • lancangkuninggemilang@gmail.com

Sejarah Desa

26 Agustus 2016 Administrator Dibaca 8.101 Kali

Lagenda dan Sejarah Desa

Desa Lancang Kuning  adalah Desa yang terbentuk pada tahun 1984, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri yang sebelumnya hanyalah sebuah Dusun/kampung yang bernama Kampung Jago. Kampung Jago sendiri menurut cerita orang-orang tua bahwa di zaman dulu ada seorang pendekar handal (Jagoan) yang bermukim di peinggiran muara Sungai Kangka (sekarang bernama sungai aseng), sehingga pada suatu hari ketika diketahui bahwa kelemahan pendekar tersebut hanya bisa dibunuh dengan benang tujuh warna.

Desa Lancang Kuning sendiri menurut informasi yang beredar di masyarakat secara tidak sengaja pada tahun 1984, di mana pada waktu itu Menteri Dalam Negeri memberikan intruksi kepada seluruh Pimpinan Kecamatan termasuk Kecamatan Bintan Utara yang saat itu dijabat oleh Drs. Firman Can untuk segera melaporkan nama-nama desa dan kelurahan yang ada di wilayah kerja masing-masing agar kemudian diterbitkan Surat Keputusan oleh Departemen Dalam Negeri tentang Nama-nama Desa diseluruh Indonesia. Tidak ada rencana pembentukan desa baru oleh Kecamatan Bintan Utara hanya perubahan nama salah satu desa di Kecamatan Bintan Utara yaitu Desa Ekang Anculai untuk diubah namanya menjadi Desa Lancang Kuning. Hal tersebut dilakukan mengingat nama “Ekang Anculai” adalah nama yang berasal dari bahasa Tiong Hua, namun pada saat Penerbitan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nama Desa Ekang Anculai dan Desa Lancang Kuning sama-sama muncul, yang pada akhirnya memaksa Camat Bintan Utara untuk membentuk sebuah desa baru yaitu Desa Lancang Kuning dalam waktu “satu hari satu malam”.

Untuk Wilayah Desa Lancang Kuning diambil dari sebagian kecil wilayah Kelurahan Tanjung Uban Selatan (Sekarang Kelurahan Tanjung Uban Timur), Kelurahan Tanjung Uban Utara dan Desa Busung (Sejarang Desa Kuala Sempang).

Dari kesimpulan di atas terlihat jelas bahwa nama “Lancang Kuning” tidaklah mempunyai makna historis yang mendalam untuk masyarakat Desa Lancang Kuning sendiri,nama itu muncul dengan sendirinya yang disebabkan oleh kekeliruan dalam penerbitan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, namun demikian masarakat Desa Lancang Kuning mensyukuri kekeliruan yang terbukti menjadi rahmat untuk masyarakat Desa Lancang Kuning itu sendiri.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar